Selasa, 22 Mei 2012

Siklus Bagian 2 Penyelenggaraan Haji th 1433H/2012M, Joint dengan Harian Terbit tgl 10 April 2012



Siklus Penyelenggaraan Haji th 1433H/2012M (bagian 2)


Di bahasan “Siklus Haji” bagian 2, juga ditampilkan 8(delapan) kegiatan dalam penyelenggaraan ibadah haji . Dimulai dari Rencana kegiatan “Siklus yang ke 9” yaitu  Penyewaan perumahan atau pemondokan jamaah haji di Arab Saudi. Mulai dilakukan  bulan Maret, April dan Mei.  Pelaksananya adalah “Tim”  yang di kirim ke sana. Sedangkan “Siklus 16” sebagai tampilan akhir bahasan bagian 2 yaitu “Pelaksanaan Bimbingan Manasik Kaji di Kabupaten dan Kota hingga Kecamatan. Sebagai pelaksananya  adalah Kantor Kemenag Kabupaten/kota hingga KUA Kecamatan. Dalam rancangan ini dilakukan pada bulan Maret, April hingga Mei 2012. Cepi Supriatna, Sekretaris Ditjen PHU berharap agar masyarakat memahami, siklus dimaksud sebagai berikut.



9

Penyewaan perumahan, pengadaan katering dan ransportasi darat jamaah haji di Arab Saudi. Pekaksana Tim.


Bulan Maret, April, Mei 2012

Realisasinya :

10

Pertemuan Menteri Agama dengan Menteri  Arab Saudi terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji th 1433H/2012M (Penandatanganan MOU). Pelaksana Menteri Agama .


Bulan Maret 2012

Realisasinya :

11

Penetapan Quota Haji Indonesia (Regular dan Khusus)  tahun 1433H/2012M Pelaksana Menteri Agama.


Bulan Maret 2012

Realisasinya

12

Pengadaan dan pendistribusian  buku manasik dan perjalanan haji serta blanko-blanko penyelenggaraan haji.Pelaksana Ditjen PHU


Bulan Maret – April 2012

Realisasinya :

13

Pengadaan dan pendistribusian DAPIH dan gelang identitas haji. Pelaksana Ditjen PHU


Bulan Maret – April 2012

Realisasinya :

14

Pengesahan BPIH 1433H/2012M oleh Komisi VIII DPR RI dan penetapan  besaran BPIH 1433H/2012 melalui Perpres.Pelaksana Ditjen
PHU, Komusi VIII DPR RI, Setneg.


Bulan Maret – April 2012

Realisasinya :

15

Penyelesaian dan pemvisaan paspor jamaah haji dan Petugas Haji. Pelaksana : Ditjen PHU, Ditjen Imigrasi,  dan KBSA.


Bulan Maret, april, Mei, Juni, Juli
2012

Realisasinya :

16

Pelaksanaan Bimbingan Manasik haji di Kabupaten/ Kota dan Kecamatan. Pelaksana KanKemenag Kabupaten/Kota, KUA Kecamatan


Bulan Maret, April, Mei 2012

Realisasinya :


Berkait dengan jadwal ini, para mitra penyelenggaraan pelayanan haji dapat pro aktip melakukan berbagai  upaya yang memberikan dampak image building positip bagi penyelenggaraan haji tahun 2012 oleh Ditjen PHU. Tahun ini harus lebih baik dari tahun yang lalu. Yang terlihat oleh masyarakat selama ini, para mitra penyelenggara perjalanan haji belum berkiprah di bidang image building terpadu haji.. (Bagus  Wahyono).


Siklus Bagian 1 Penyelenggaraan Haji th 1433H/2012M, Joint Harian Terbit 03 April 2012


Siklus Penyelenggaraan Haji th 1433H/2012M (bagian 1)

“Siklus” Penyelenggaraan Haji 1433H/2012 M adalah rencana Penyelenggaraan Haji yang akan dilakukan oleh Ditjen PHU, Kemenag RI. Disusun secara rinci dan mengacu kepada kebutuhan nyata untuk menuju perbaikan yang tiada henti. Diharapkan masyarakat luas mengetahui  sistimatikanya persiapan penyelenggaraan ibadah haji oleh Ditjen PHU. Walaupun sudah rapih, rinci dan lengkap, namun untuk bisa dilaksanakan, masih harus disetujui  oleh DPR RI, begitu ucap Cepi Supriatna, Sekretaris Ditjen PHU ketika diminta komentar tentang “Siklus” dimaksud. Di situ, setidaknya ada 33 Kegiatan Penyelenggaraan Haji.  Dimulai dari bulan Januari 2012 dan kegiatan  terakhirnya di bulan Januari 2013.  Delapan diantaranya dihadirkan  di bahasan ini sebagai berikut


1

Penetapan Rencana Perjalanan (RPH) sesuai Kalender Ummul Quro .Pelaksana  Ditjen PHU


Bulan Januari 2012

2

Rapat Kerja Pemerintah dengan DPR dan DPD RI tentang Laporan dan Evaluasi Penyeleng-garaan Ibadah Haji  th 1432H/2011M. Serta Rencana Penyelenggaraan Ibadah  Haji th 1433H /2012M, pelaksana: Menteri Agama,Komisi  VIII DPR RI, PAH III DPD RI, Dirjen PHU


Bulan Januari, Februari, Maret 2012

3

Pengajuan Permohonan Persetujuan  penggunaan uang muka BPIH untuk perumahan, katering, paspor, pencetakan buku dan pelaksanaan bimbingan manasik haji. Pelaksana Ditjen PHU, Komisi VIII DPR RI


Bulan Januari 2012

4

Rapat Kerja Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1432H/2011M. Kemudian penyusunan Rencana Kerja penyelenggaraan  Ibadah Haji th 1433H/2012M. Pelaksana PPIH Embarkasi, PPIH Arab Saudi, PPIH Pusat dan Instansi Terkait.


Bulan Januari, Februari, Maret 2012

5

Penyusunan spesifikasi angkutan udara jamaah haji. Pelaksana : Ditjen PHU, Ditjen Perhubungan Udara.


Bulan Januari – Februari 2012

6

Penyusunan laporan keuangan penyelenggaraan  ibadahhaji th 1432H/2011M (unaudited). Pelaksana Ditjen PHU


Bulan Februari 2012

7

Penyampaian Laporan Keuangan penyelenggaraan Ibadah  Haji th 1432H/2011M (unaudited) kepada BPK RI, DPR RI Presiden RI dan Publikasi ke media massa. Pelaksana DitjenPHU.


Bulan Februari 2012

8

Pembahasan BPIH Tahun 1433H/2012M, Pelaksana Panja BPIH, Kemenag dan Panja, BPIH Komisi VIII, DPR R


Bulan Februari, Maret 2012





Berkait dengan jadwal ini, para mitra penyelenggaraan pelayanan haji dapat pro aktip melakukan berbagai  upaya yang memberikan dampak image building positip bagi penyelenggaraan haji tahun 2012 oleh Ditjen PHU. Tahun ini harus lebih baik dari tahun yang lalu. Yang terlihat oleh masyarakat selama ini, para mitra penyelenggara perjalanan haji belum berkiprah di bidang image building terpadu haji.. (Bagus  Wahyono).

Senin, 21 Mei 2012


“Kalender Hitung” Acuan Langkah Jamaah Haji th 1433H/2012M


Mengacu kepada Rencana Perjalan Haji (RPH) tahun 2012 M/1433 H, Waktu Wukuf jatuh Hari Kamis 25 Oktober 2012 atau 09 Dzulhijjah 1433. Idhul Adha keesokan harinya yaitu 26 Oktober 2012 M atau 10 Dzulhijjah 1433 H. Bila nantinya Pemerintah Arab Saudi menetapkan tanggal yang sama, maka “Kalender Hitung” Idhul Adha tahun ini sbb: 


No. Posisi Tanggal          Idhul Adha Tahun 2012 
01.  1 Jan  2012               Minus  300 Hari 
02.  1 Feb  2012               Minus  269 Hari 
03.  1 Mar 2012               Minus  240 Hari 
04.  1 Apr  2012               Minus  209 Hari 
05.  1 Mei 2012               Minus  179 Hari 
06.  1 Jun  2012               Minus  148 Hari 
07.  1 Jul   2012               Minus  118 Hari 
08.  1 Ags  2012               Minus  087 Hari 
 09.  1 Sep  2012               Minus  056 Hari  
          10.  1 Okt  2012               Minus  026 Hari          
11.  1 Nop  2012               Plus     026 Hari 
12.  1 Des  2012               Plus     057 Hari 


Muhammad Amin Akkas, Kepala Bagian Sistem Informasi Haji Terpadu Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI menyambut baik adanya “Kalender Hitung” tersebut, sehingga kita semua mengetahui posisi waktu dan sejauh mana langkah yang sudah kita selesaikan untuk pelayanan jemaah haji tahun 2012 M/ 1433 H. .(Bagus Wahyono).

Rabu, 05 Oktober 2011

Joint dengan Harian Terbit 04 Oktober 2011

Hal kecil yang punya arti besar

   
Tidak sedikit jamaah haji yang membawa Handphone, Camera foto digital hingga Handycam yang perlu disetrum atau di charge power nya. Jumlah tusukan atau colokan untuk menyetrum di hotel dan pemondokan terbatas dan belum tentu cocok. Semuanya ingin  men-charge powernya dalam waktu yang relatip lama. Rata-rata sekitar 1 sampai 3 jam. Untuk mengatasinya, sebaiknya setiap calon haji sudah mempersiapkan diri dari tanah air, minimal membawa colokan listrik “Leter T” dan Colokan listrik “Kaki Tiga”.
   Siapa tahu colokan listrik yang tersedia di situ hanya bisa dipakai dengan colokan listrik kaki tiga. Sehingga kita sudah siap. Harganya pun tidak mahal dan.. Colokan tersebut sebaik-nya dimasukkan ke dalam tas tentengan jamaah yang bisa dibawa ke dalam kabin pesawat. Serta bisa dibawa ke kemah di Arafah dan Mina. Di situ pun kita perlu menyetrum HP maupun camera digital dan Video. Tempat menyetrum, ada kalanya di luar tenda yaiutu didekat lampu taman. Di situ ada colokan listriknya dan sudah dipakai oleh belasan Charger HP.

Memori Card

    Obyek menarik yang perlu difoto melimpah. Sehingga tidak sedikit kamera foto digi-tal maupun handycam yang memori atau penyimpan gam-barnya menjadi Full. Tidak bisa dipakai untuk memotret atau merekam gambar. Jalan keluar-nya yang paling praktis yaitu membawa memori cadangan yang memadai dari tanah air. apa lagi kalau dibelinya ditem-pat penjual kamera kita tersebut. Sehingga pasti pas dan cocok. Kita pun bisa minta diajari cara memasangnya.  

     Harga memori di tanah air relatip lebih murah dibandingka di Arab Saudi. Semua kamera dan memori cadangan tersebut dimasukkan ke dalam tas kecil atau tas gantung penyimpan paspor.  Atau bisa juga meng-gunakan tas kamera. Walaupun tas yang terkhir ini sering menjadi masalah, karena diang-gap bukan tas resmi haji yang disediakan oleh Garuda. Buat mereka yang masih memilik handycam analog dengan media penyimpan rekamannya beru-pa kaset video. maka mereka bisa dibilang lebih asyik.

   Cukup menyiapkan diri dengan sejumlah kaset rekaman yang harganya mungkin alat foto atau kaset rekaman kita disita. Hal kecil lainnya yang tak kalah menarik yaitu menyi-apkan ‘Karet Gelang’ dalam jumlah yang cukup. Pertama untuk aneka keperluan. Dan yang kedua ini cukup unik. Sejumlah jamaah melengkapi diri dengan karet gelang di tangan kanan atau kiri mereka sebanyak 7(tujuh) karet gelang sewaktu Thawab dan Syai  yaitu untuk menghitung putaran. Setiap satu putaran dicapai, gelang karet yang ada di tangan kanan, kita pindah ke tangan kiri atau sebaliknya sebagai tanda jumlah putaran. Sehingga tak perlu repot menghitung jumlah putaran yang sudah kita lakukan.    (Bagus Wahyono)