Kamis, 11 Agustus 2011

Join dg Harian Terbit 10 Agustus 2011

Warung Informasi Haji di Harian Terbit 10  Agustus  2011

Mengupayakan Diri, Sebagai  Haji “Mandiri Plus” Kreatifitas dan Senyum.

Bertolak dari pengalaman sebagai jamaah haji reguler dan mandiri di tahun 2010 Masehi yang lalu, terlihat peluang untuk menjadikan haji mandiri non KBIH menjadi “Haji Mandiri Plus Kreatifitas dan Senyum”. Dari pada kesal dan prihatin karena layanan haji mandiri oleh petugas yang dibiayai Kementerian Agama RI umumnya masih jauh dari memuaskan. Tidak sedikit dari mereka yang sibuk mengurusi pelaksanaan ibadah haji dirinya dan teman-teman sesama petugas di situ. Soal jamaah haji mandiri, menjadi nomor dua, tiga bahkan mungkin nomor empat. Informasi seperti itu, tak akan sampai ke Menteri Agama selaku penanggung jawab tertinggi penyelenggaraan Haji di  Indonesia, karena para bahwahannya, bisa serba salah. Melaporkan jelek, akan kena tegur, apa lagi kalau kedapatan jelek. Bisa menikmati sanksi. Singkatnya, pelayanan standar jamaah haji Mandiri masih sebatas wacana. Jamaah yang komplain di perjalanan haji, ibarat kita menepuk atau meniup angin. Karena itu, marilah kita bangkit dan mengupayakan diri semaksimal mungkin.

Latihan Manasik

Buat jamaah yang ikut menjadi anggota KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), selama di Indonesia lumayan enak. Latihan teori dan praktek manasik tinggal mengikuti jadwal KBIH. Urusan Administrasi pendaftaran hingga mengambil koper Haji sudah diurus oleh pengelola KBIH, termasuk pula paspor. Berbeda dengan jamaah haji mandiri alias Non KBIH. Kita harus ada kemauan dan kerelaan untuk mengurus sendiri. Diawali dengan strategi bertanya kepada petugas instansi yang menangani untuk memperoleh petunjuk prosedurenya. Kemudian ajukan pemohonan, apakah kita boleh dan bisa menikmati aturan resmi tersebut dalam waktu yang lebih cepat.Imbalan dari kita berupa doa semoga Allah Swt memberikan kemulian. Khusus mengenai teori manasik haji, kita bisa meminjam buku-buku manasik dari tetangga atau saudara kita yang sudah berangkat haji. Pasti akan dipinjamkan dengan senang hati.

Khusus untuk praktek manasik, seperti yang di lakukan di asrama Haji Pd Gede, kita tak perlu berkecil hati. Telepon ke 108, minta nomor asrama haji dan tanyakan jadwal kegiatan manasik. Kita datang ke situ, lalu mohon bisa bergabung dengan jamaah yang tengah berlatih. Insya Allah semua menerima dengan tangan terbuka dan hati ikhlas.Buat mereka yang belum pernah ke Tanah Suci, memang seribu satu pikiran. Insya Allah Warung Informasi Haji akan menjadi sahabat untuk tukar pikiran sesama Haji Mandiri dan terdepan dalam menyampaikan saran dan kritik yang benar-benar sampai kepada “Penanggung Jawab Haji” di Indonesia.(Bgs)     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar